Selasa, 24 April 2012

mendengarkan lagu tentang kita


Pagi ini,
secara tidak sengaja, aku memutar,
lagu yang mengingatkan aku,
tentang kamu.

Aku pun jadi ingat,
ingat sebuah kisah.
tentang kamu.
 
Namun,
Ada yang berubah kali ini.
lagu ceria ini terdengar sendu.
tak seceria dulu.

Kamu sebuah asa,
memberikan harapan.
Tapi pada akhirnya,
asa itu akhirnya pudar.

dan aku hanya berharap
bisa mendengarkan
mendengarkan lagu tentang kita
suatu hari nanti.






Kamis, 19 April 2012

rindu waktu itu


Hai kamu, apa kabar?
masih ingat aku?
Aku ingin memberi tahu, bahwa aku rindu. rindu waktu itu.

Waktu itu, kamu masih menyempatkan mengirimkan senyummu untukku.
dan waktu itu, kamu masih suka bertukar cerita padaku.
Kamu masih ingat ceritaku?
Aku masih ingat. ceritamu.

Hai kamu,
apakah kamu juga rindu waktu itu?
aku sangat. sangat rindu.

aku rindu, bahkan aku ingin memutar waktuku.
kembali ke waktu itu.
lalu ku ulang-ulang lagi.
agar tetap melihat senyum dan ceritamu yang kamu bagi untukku.

Hai kamu,
sekarang di mana?
aku rindu.

aku rindu kamu waktu itu.


Kamis, 12 April 2012

for once in my life


For once in my life
I have someone who needs me 
Someone I've needed so long 

For once, unafraid,
 I can go where life leads me
And somehow I know I'll be strong

For once I can touch 
what my heart used to dream of 
Long before I knew
Someone warm like you
Would make my dreams come true

For once in my life 
I won't let sorrow hurt me 
Not like it's hurt me before 

For once, I have something
 I know won't desert me 
I'm not alone anymore

For once, I can say, this is mine, you can't take it 
As long as I know I have love, I can make it 
For once in my life,
I have someone who needs me

For Once in My Life - Frank Sinatra

Sekali lagi,
sebuah lagu terngiang-ngiang di kepalaku.

Lagunya enak,
liriknya juga bagus.

Berharap kamu, yang menyanyikan untukku.

Senin, 19 Maret 2012

Apakah ini tandanya ya Tuhan, semoga kau lancarkan jalannya...


Tuhan, apakah ini tandanya?
Jika setiap aku melihat namanya aku tersenyum bahagia.

Tuhan apakah ini tandanya?
Jika setiap kulihat punggungnya, aku ingin menyentuhnya.

Tuhan apakah ini tandanya?
Jika mendengar suaranya datang, jantungku berdetak tak karuan.

Tuhan, apakah ini tandanya?
ketika aku tahu gayung yang tak bersambut,
ketika aku tahu ia terlalu jauh,
ketika aku tahu ia tak sadar akan diriku,

dan pada akhirnya,
aku yang harus menjauh...


Tapi,

Tuhan, apakah ini tandanya,
ketika aku sedang berusaha,
Kenapa bayangannya tetap selalu datang?


Apakah ini tandanya ya Tuhan, semoga kau lancarkan jalannya...
Kamis, 15 Maret 2012

semua pasti akan ada jalan keluarnya...


Beberapa hari ini, aku mendengar beberapa masalah yang terjadi pada teman-teman adikku. Masalahnya cukup parah, karena itu aku terkadang sangat merasa bersyukur telah diberi jalan seperti ini.

Setahun yang lalu, persis tanggal 14 Maret 2011, aku mendapat masalah yang menurutku cukup besar. Laptopku hilang dan aku sedang menjalankan skripsi. Semua perasaan takut, kalut, marah dan sedih tercampur jadi satu. Apalagi ketika aku harus memberitahu ibuku. Banyak hal terlintas di benakku, mengundurkan diri untuk tidak ikut skripsi, mencari uang dan membeli laptop sendiri? atau haruskah aku merajuk pada ibuku untuk membelikan laptop baru?

Aku selalu bertanya dalam hati, "Kenapa Tuhan selalu memberi aku masalah?"
dan saat itu juga aku mendapat nasihat, agar aku selalu berdoa, "Tuhan tetap berikanlah aku kekuatan agar dapat menemukan jalan keluarnya, sendiri"

Masalah pun tidak berhenti begitu saja. Aku yang dilihat sebagai seseorang yang kecil, terlihat ceria sekalipun juga pasti mendapat porsi yang sama. Aku terlalu banyak diam, sangat jarang aku berbagi. Memutuskan menanggung semuanya di pundakku. Karena itu aku pun takut menjadi seorang dewasa.

"Bertambah usia itu keharusan, menjadi dewasa itu pilihan" - sebuah kalimat cukup menyentil diriku suatu hari.

Hari ini,
aku sudah cukup bahagia dengan keadaan sekarang. Keadaan di mana masalah itu akan tetap datang silih berganti. Walaupun air mata akan tetap selalu keluar namun aku tetap yakin akan ada senyuman sebagai penutupnya. Aku akan tetap belajar, menjadi seorang dewasa.

Karena, semua pasti akan ada jalan keluarnya...

Hei, Kamu.


Hei kamu,
Masih ingatkah kapan terakhir kita bercengkrama? Waktu itu.

Hei kamu,
Yang pada akhirnya aku selalu memperhatikanmu dari jauh.

Hei kamu,
Tak sadarkah kamu bahwa aku selalu tersenyum melihatmu.

Hei kamu,
Kenapa tak pernah kau rasa?

Aku di sini,
semoga kamu mendengarnya.
Selasa, 13 Maret 2012

Alkisah si Laki - Laki Senin


Aku tak tahu dia di mana sekarang. Rasa-rasanya juga sudah lupa bagaimana rupanya. Terakhir yang kudengar darinya hanya 1 kata, "permisi.."


Waktu itu, aku dan dia dalam 1 antrian bus transjakarta. Tak lama kemudian bus datang, kami segera masuk. Dia dapat tempat duduk dan aku berdiri. Eits, ini bukan sinetron yang tiba-tiba dia berdiri dan berkata, "Hai kamu, duduk saja.."
Dia duduk di situ, aku berdiri tepat di depannya. Dia tidur, aku memperhatikan sebentar. Sebentar saja. Raut wajahnya lelah sekali.Ternyata, seperti inilah si laki-laki Senin.


Bus kami sudah mau sampai. Aku pun mengubah posisi untuk bersiap. Dia terbangun, kaget sekali. Sepertinya tidurnya lelap. Lalu ia berdiri dan berbaris di belakangku.
Karena terburu-buru ia pun mengeluarkan suaranya, "permisi... permisi..."

Aku membuka jalan untuknya. Dia melewatiku, terburu-buru. Wahai laki-laki Senin, lain kali muncul saja di hari Senin. Jangan dihari lain.

Hello!

Foto Saya
semangkasegar
Aku kangen kamu.
Lihat profil lengkapku

tweet me

Followers